Kamis, 26 Januari 2017

Surat Untuk Dirimu yang Ingin Kukejar

#KampusFiksi 10 Days Writing Challenge Day 9!

Topik: hari ini: Tulislah sebuah surat untuk seseorang

Baiklah.

To: Master 
From: Your admirer

Bandung, 26 Januari 2017

Hai kamu, temanku yang secara sepihak kupanggil Master, apa kabar?
Mendadak dalam pikiranku memanggil namamu layaknya Spengebob yang memanggil tokoh bernama sama denganmu dengan gayanya yang khas hahaha.
Sudah lama ya kita tidak saling mengontak, jangankan bertemu langsung, chat saja kapan terakhir kali kita mengobrol via chat coba? hahaha
Saya rindu padamu, pada semua obrolan absurd nan serius kita.
Saya rindu menyimak isi pikiranmu yang berisi hal dan teori menakjubkan, yang mungkin nampak rumit tapi tetap saja itu terasa menarik bagi saya. 
Sudah berapa lama juga kau tidak mengupdate akun-akun media sosialmu, padahal aku sangat menantikan gambar-gambar indah karyamu.
Kadang jari ini terasa gatal, ingin mencoba mengirim chat padamu, tapi ... saya malu.
Saya malu dan merasa payah, takut seandainya kau bertanya balik bagaimana keadaanku sekarang, saya harus menjawab apa? Karena saya pasti membuatmu kecewa.
Ya, saya pasti membuatmu kecewa dan kesal karena saya tidak memanfaatkan peluang yang saya miliki dengan baik. Sedangkan kamu, yang memiliki tekad dan juga keahlian malah seolah tidak didukung oleh situasi dan kondisi. Rasanya Ironis.
Master, mungkin saya akan segera mengirim chat pada Master saat saya sudah lulus nanti, karena dirimu adalah salah satu motivatorku, Master. 
Tolong maafkan saya yang pengecut dan lamban ini ya?
Semoga kau masih sudi menganggap saya sebagai temanmu.

Hahaha saya bingung mau ngetik apa lagi, semoga kau baik-baik saja dan makin sukses berkarya~
Ngomong-ngomong, sepanjang mengingat soal dirimu, saya jadi ingat YUI, penyanyi yang sama-sama kita sukai. 

Salam,

Dari saya yang jatuh cinta pada (karya)mu dan ingin mengejar (skill)mu.


I don't want to have sad thoughts if I can help it
But they're bound to come, right?
When they do, I'll smile and say
"Yeah, hello!" I hope I can call you
My friend...

(YUI - Good-bye Days)

Rabu, 25 Januari 2017

Fakta Penyanggah Opini Tentang Diriku

#KampusFiksi 10 Days Writing Challenge Day 8!

Topik hari ini: Sebutkan 5 fakta yang berlawanan dengan opini orang lain tentang dirimu

Oke jadi tiap orang pasti punya opini yang berbeda mengenai saya, berikut lima opini tentang saya yang biasa saya dengar dari orang-orang berikut fakta yang menyanggahnya.


1. Hani itu rajin dan pintar

Hahahahaha itu cuma keliatan dari luar aja, aslinya saya pemalas ngerjain tugas sering H-1 lalu sebenernya saya gak pintar sih cuma kuat di hapalan jadi nilai saya selalu nampak lumayan pas masa sekolah, padahal aslinya kalau ditanya bener-bener saya sendiri gak begitu paham sama apa yang sudah saya pelajari. -_-


2. Hani itu polos

Hmmm yaaa gimana ya~ iya sih saya selalu nampak polos tapi aslinya gak sepolos perkiraan orang-orang kok, thanks to google yang bikin saya jadi tau macem-macem lol.


3. Hani itu jago bahasa Jepang

Aduh malu, pengennya sih gitu tapi saya masih jauh dari kata jago dalam bahasa Jepang karena saya belum serius mempelajarinya, cuma tau dikit aja gara-gara nonton anime/dorama tapi aslinya kanji aja saya belum pernah belajar hehehe, gara-gara hobi saya aja itu yang Jejepangan makannya orang-orang ngira saya udah jago. :P


4. Hani itu dingin dan tenang orangnya

Errr... aslinya saya kekanakkan dan panikkan kok -__- cuma gara-gara saya suka keliatan jarang ngomong dan berekspresi aja makannya dicap gitu, saya juga suka galau apalagi dulu tuh bablas kalau galau suka langsung nulis status di fb, twitter, LINE aduh malunya, masa-masa alay nan kelam itu~ >///< makannya pas saya mulai sering galau gitu orang-orang kaget ternyata saya bisa segininya padahal dikirain orangnya ya kalem terkontrol gitu deh~ maaf ya mengecewakan ekspektasi kalian wkwk.


 5. Hani itu masih punya perasaan ama 'dia'

Weiiii, tunggu dulu~ enak aja! Saya udah move on dari dia sejak zaman kapan woy, kalian tuh yang gagal move on bahas-bahas dia mulu~ move on dong move on~ udah sekian tahun berlalu sejak saat itu juga. Yakali saya masih pathetic meratapi dia, no way! Saya sudah berubah jadi kuat yay~ >:3


Kenapa ini nampak seperti bongkar aib sendiri sih -__-
Ya gitulah ya pokoknya, pendek banget post kali ini hahaha.  
Penilaian orang bisa gak sesuai kenyataan karena emang cuma beberapa orang yang berinteraksi mendalam dengan saya sampai bisa tau saya yang sebenarnya itu kayak gimana, walau tetep aja saya juga punya hal lain yang saya sembunyikan sih demi menjaga image.


Caught in a lie
Find me when I was pure
I can’t be free from this lie
Give me back my smile

(BTS - Lie)

Selasa, 24 Januari 2017

Show Me Your Brave Heart

#KampusFiksi 10 Days Writing Challenge kini memasuki Day 7 wow~

Topik kali ini: Tulislah tulisan yang dapat membuatmu merasa kuat

Pas banget rasanya hari ini dari bangun tidur ngerasa tak berdaya seolah tak memiliki motivasi hidup hahaha. Ah hidup, rasanya saya malah makin sembrono menjalani hidup ini, rasanya terpuruk dihantam ketakutan yang diciptakan oleh pikiran sendiri, makin lama makin menjadi pengecut, rasanya kayak sampah, rasanya pengen ngilang aja dari dunia ini, kok kayaknya mati gak kerasa semenakutkan dan sefrustrasi hidup yang sedang dijalani ini ya hahaha mending mati aja kali ya daripada jadi orang payah gini cuma jadi beban keluarga, harusnya dulu saya aja yang meninggal, jangan alm adik kedua saya yang meninggal, siapa tau kalau dia hidup justru hidupnya lebih baik dan berguna juga membanggakan daripada saya, mungkin dia akan menjadi perempuan yang lebih cantik, lebih pintar, lebih berbakat, lebih sehat lahir batin, lebih bisa menyenangkan orang-orang, lebih...

Stop!
Hentikan!
Jangan biarkan setan lebih jauh lagi membisiki hatimu! 

Astaga.
Lagi-lagi pikiran negatif ini.
Berhenti menyiksa diri dengan pikiran-pikiran menyesatkan itu, sayang.
Kamu ini manusia biasa, itu normal kalau kamu melakukan kesalahan dan kegagalan, semua orang melakukannya.

Wajar kalau kamu frustrasi, semua orang punya masa-masa depresi, semua orang pasti ada kalanya merasa tak berguna dan ingin mengakhiri hidup, tapi kau lihat? sebagian dari mereka bisa kuat melewatinya dan jadi orang yang berhasil juga mengagumkan.

Jangan salah, nyaris semua orang yang kau anggap kuat itu juga punya masa-masa kelam krisis percaya diri, merasa 'hilang arah', mereka tak selamanya melewati fase bahagia seolah selalu berada di atas dunia, mungkin dari luar mereka nampak menyilaukan, tapi dari dalam, kau tidak tahu, yang membedakan mereka denganmu adalah, usaha mereka benar-benar keras dan tekun.

Kamu bisa kok, jangan hancurkan hidupmu sendiri lagi ya?
Lihat masih ada keluarga dan teman-teman yang senantiasa mendukung dan menaruh harapan padamu, berhenti menghindar dan coba penuhi ekspektasi mereka. 
Mereka percaya kalau kamu punya potensi yang sayangnya belum bisa kamu lihat karena kamu sibuk meratapi kelemahan dan kegagalan kamu, jadi cobalah untuk percaya pada penilaian positif mereka terhadapmu, ya?
Tolong jaga kepercayaan mereka, jangan kecewakan mereka lagi, mereka sudah begitu baik dan peduli padamu selama ini, jangan sibuk dengan pemikiran diri sendiri yang belum tentu benar. :')

Jadi oleh karena itu, berusahalah! Bangkitlah! 
Kamu kuat, jauh di dalam hatimu, kamu kuat.
Yakinlah akan hal itu.
Kamu akan kuat, apalagi jika dibarengi oleh kekuatan Tuhan.
Jadi jangan menyerah lagi, jangan takut gagal lagi, jangan sakiti dirimu lagi.  

Ayo cintai dirimu dan mari berusaha bersama untuk menjadi orang yang lebih baik lagi, pelan-pelan juga gak apa-apa kok. :) 

Kalau yang lain bisa, kamu juga pasti bisa!

Ganbatte

Seize the bright tomorrow! 
Protect the ones you love! 
You can become stronger 
Break that weak self! 
Destroy the walls blocking you! 
The warm beat of your heart will be your weapon 
Believe in your heart 

(Miyazaki Ayumi - Brave Heart) 

Senin, 23 Januari 2017

Diremehkan itu Biasa

#KampusFiksi 10 Days Writing Challenge sudah memasuki Day 6 aja wooow~

Topik kali ini: Ceritakan tentang hal di mana kamu pernah membanggakan sesuatu sementara orang lain justru meremehkan

Sulit juga.
Saya jarang membanggakan sesuatu dari diri saya sih, yang ada malah sering minderan.

Tapi mungkin cerita ini bisa masuk kategori itu kali ya. Ketika saya akan memasuki kelas XI SMA orang-orang baik guru, keluarga, maupun teman menyarankan (ada beberapa yang menyuruh malah) untuk memilih jurusan IPA karena nilai saya cukup di sana, saya juga ketika kelas X masuk ranking 10 besar. Namun setelah menimbang-nimbang saya memilih untuk masuk kelas IPS, karena saya benci FISIKA. Ya itu memang alasan pecundang tapi sudahlah saya gak peduli, saya gak mau memaksakan diri masuk IPA.

Akhirnya orang-orang pun menyerah dan membiarkan saya memilik jurusan IPS yang sedihnya selalu mendapat stigma negatif di mana-mana, hingga berujung diremehkan. Kadang juga suka dikomenin padahal penampilan ala anak IPA tapi kok malah masuk IPS tapi yasudahlah sekali lagi saya tak peduli~ saya bangga kok masuk IPS~ dan kerasa masuk jurusan IPS itu memang takdir saya, saya banyak merasakan pengalaman baru di sana, saya juga mulai mendapat teman-teman yang perlahan bisa membuka diri saya, saya juga bertemu seseorang di kelas itu /ehm/ hahaha. Intinya saya cukup senang karena di sana saya mulai bisa menjadi sedikit sosial tidak se-individualis sebelumnya.

Saya bukan orang yang ambisius sih karena itu ketika saya mendapatkan ranking pertama selama kelas XI dan XII IPS bahkan ketika acara perpisahan kelulusan SMA dinyatakan sebagai lulusan terbaik jurusan IPS seangkatan, saya malah merasa kaget. Serius nih? Saya merasa gak segitunya pantas menyandang gelar itu sih, tapi patut disyukuri dan dibanggakan setidaknya saya pernah mencapai sesuatu sebelum kemudian pas kuliah malah merasa hancur-hancuran huhuhu. :'( Ah, buruan lulus gih~

Selain itu kalau dari sisi hobi, saya suka sekali dengan segala hal yang berhubungan dengan Jepang dari kecil. Maklum dari kecil tontonan anime, tokusatsu, dan bacaan komik mau gak mau bikin saya jadi gitu hahaha.Tapi ya gitu, menurut pandangan orang-orang, hobi macam itu tuh suka dianggap hobi yang gak keren, ewww banget katanya, masa sampai udah gede gini hobinya itu? gak keren dan kurang berfaedah, katanya.

Diremehkan dan dianggap aneh seperti itu oleh orang-orang baik keluarga maupun teman sempet bikin saya minder dan gak bisa mengekspresikan diri saya. Saya sempat menutupi hobi saya tersebut tapi lama-lama gak bisa juga hahaha, bagaimanapun juga ini diri saya. Ya, saya ini Hani yang dari zaman SD sampai sekarang kuliah sukanya baca komik dan nonton anime, temen-temen dari SD sampai sekarang juga mengidentikkan diri saya dengan itu. Biarin aja deh saya bangga kok yang penting hobi saya itu menjauhkan saya dari berbuat kriminal dan terjerumus pergaulan bebas~ terjerumusnya ya paling ama fandom sih wkwkwk tapi lumayan kok gara-gara itu saya mulai belajar buat nulis dikit-dikit lewat fanfic meski yang dipublish baru dua biji lololol //plak. Lagian saya mulai bisa bahasa inggris dikit-dikit gara-gara pas zaman SMP maksain nonton anime Naruto sub English, kalau dulu gak ngelakuin itu entahlah mungkin sampai SMA saya gak ngerti bahasa Inggris hahaha //plak

Saya bangga dengan hobi saya apalagi sejak saya bertemu dengan teman-teman yang membuat saya merasa tenang untuk mengekspresikan diri, meski saya merasakan bahwa akhir-akhir ini, semakin saya menjadi dewasa, semakin saya sadar harus menyeleksi siapa-siapa saja yang bisa saya perlihatkan diri saya yang menyukai hobi ini.

Ya begitulah, ironis, semakin saya dewasa dan dituntut untuk menjaga sikap, saya malah makin tenggelam dan merasa enjoy dengan hobi ini karena ada media lain yang mendukung, hingga membuat saya harus membuat identitas lain untuk sepuasnya mengekspresikan diri hanya pada orang-orang tertentu.

Perang batin.

Tapi meski begitu, saya merasa bahagia karena bisa produktif dengan cara saya sendiri, meski di mata orang awam saya ini menyedihkan, masih jauh dari kategori sukses sesuai standar masyarakat.

Tenang, saya tau kok kewajiban saya apa saja.

Yang penting bahagia dulu, kan?


Jangan pegang langkahku
Kuingin bergerak
Jangan pegang tanganku
Kuingin bergerak


(Peterpan - Bebas)

Minggu, 22 Januari 2017

Film-film Berkesan Penguras Emosi

Gak nyangka #KampusFiksi 10 Days Writing Challenge udah Day 5 lagi hahaha...

Haha...
Ha...
...
Maaf, maaf...
Semalam tidur cuma sekitar dua jam dan malah lanjut unlock semua Secret di Mystic Messenger berhubung HGnya udah cukup.
Unlock semua Secret berturut-turut bikin emosi naik turun dan pas beres perasaan malah jadi terasa ... hampa, pikiran juga jadi blank.
Padahal motivasi buat menyelesaikan rute Seven dan unlock semua Secret itu biar bisa namatin cerita dan lebih memahami situasi yang sebenarnya jadi nanti bisa bebas baca fanfic karena udah gak perlu takut spoiler, lalu bisa buat ide fanfic juga.
Tapi yang ada malah bengong-bengong mulu dari tadi, duh kacau jiwa _(:'3 」∠)_


Aaaaah fokus fokus! Jangan melantur ke mana-mana!
Topik di hari kelima ini yaitu: Tulis 3 film yang paling berkesan buatmu dan jelaskan kenapa berkesan

Hm... jadi dari semua film yang pernah tonton pilih tiga film saja yang dianggap paling berkesan ya? dan harus dijelasin ya hmmmm saya gak akan begitu ngejelasin sinopsis ceritanya, bisa googling sendiri lah ya atau mungkin malah udah pada nonton juga jadi hapal sama film-filmnya, jadi paling ke kesan/opini aja.
Bingung juga ya kalau cuma disuruh tiga, tapi karena perintahnya begitu, maka inilah tiga film yang saya anggap berkesan:


1. 3 Idiots

Saya nonton film ini tepat ketika akan memasuki dunia perkuliahan. Awalnya saya heran kenapa tiba-tiba teman saya merekomendasikan film ini pada saya, dan ini ... film India? Berhubung saya gak ngikutin film India jadi rasanya benar-benar heran. Tapi akhirnya nyoba nonton juga.
Dan ternyataaa filmnya bagus banget! Ceritanya wow banget, menyampaikan pesan yang bagus di mana sistem pendidikan yang hanya berfokus pada nilai akademik mahasiswa dan dosen (pengajar) yang 'kaku' menetapkan standar yang sama pada mahasiswa yang memiliki kemampuan berbeda tanpa mau melihat potensi dan sikon lain yang dimiliki oleh mereka dapat membuat sang mahasiswa yang tidak dapat memenuhi standar tersebut menjadi hancur. Bener-bener nyesek. Isu-isu sosial berhasil dihadirkan dalam film yang kocak tanpa mengaburkan pesan utamanya. Selain itu yang membuat saya terkesan dari film ini adalah lagu-lagunya yang enak, terutama slogan 'Aal Izz well' dalam suatu lagu di sana yang sungguh mengena :') ada cerita romantisnya juga, ditambah lagi plot twistnya oke banget!


2. Hello Ghost

Sebenernya saya takut nonton film horror, tapi karena teman saya bilang filmnya bagus, ada humornya gak begitu serem, dan bisa bikin dia nangis saya pun jadi penasaran. Secara dia cowok berarti kalo ada film yang bisa bikin nangis berarti keren banget kan? Ditambah lagi dia bilang di kostannya dia dan temen-temen dia yang cowok nonton film itu bareng-bareng, dan temen-temennya juga pada nangis, ada yang izin bilang ke toilet pas habis nonton eh taunya pas udah beres terlihat wajahnya yang memperlihatkan bahwa ia habis menangis.
Akhirnya saya nonton film horror dari Korea ini, jadi ceritanya ada cowok yang dirawat di rumah sakit karena ia habis melakukan upaya bunuh diri, dari situ dia malah bisa melihat hantu dan diikuti oleh empat hantu yang dilihatnya tersebut. Bahkan keempat hantu tersebut ikut menumpang tinggal di rumahnya. Supaya para hantu tersebut bisa pergi meninggalkan dunia ini dengan tenang, si cowok pun berusaha untuk memenuhi keinginan mereka di dunia. Berbagai peristiwa terjadi dan jujur aja sempat merasa bosan di pertengahan tapi saya kuat-kuatin buat nonton, ternyata endingnya ... emang bikin nangis, air mata udah langsung mengucur deras aja tanpa basa-basi pake terisak dulu atau gimana. Endingnya masih terasa berkesan hingga sekarang.


3. Bilocation

Yang paling berkesan dari film horror buatan Jepang ini adalah ... plot twistnya! Bener-bener wow! Film ini menceritakan tentang suatu organisasi yang mengumpulkan orang-orang yang bertemu dengan sosok lain yang mirip dengan diri mereka masing-masing atau biasa disebut bilocation. Suatu misteri kenapa para bilocation itu hadir dan menyerang mereka sehingga membuat mereka mulai menyusun strategi untuk menghadapi para bilocation tersebut. Plot twist di film ini dikemas dengan sangat baik dan bahkan seru untuk didiskusikan usai menonton film. Film ini juga memiliki pesan yang mengena buat saya di mana ketika kita terlalu ambisius pada satu hal kita cenderung akan abai terhadap hal lain yang bisa jadi malah akan membuat hidup kita menjadi lebih baik. Bikin nyesek sedih dan mengejutkan pokoknya.


Akhirnya selesai juga postingan ini~ saya agak kesulitan menulisnya karena saya memang lemah pada urusan semacam mereview film dan mendeskripsikan pengalaman menontonnya hehehe, ini juga menulis hanya dengan berbekal ingatan dan perasaan seadanya. Jadi itulah tiga film yang paling berkesan bagi saya, yang memiliki plot twist oke ditambah berhasil mengaduk dan membuat saya mengeluarkan emosi ketika menontonnya.


When life is out of control
Round Your lips

Round Your lips
Whistle and then say
Aal izz well!

(Sonu Nigam, Shaan, Swanand Kirkire - Aal Izz Well)

Sabtu, 21 Januari 2017

Pertemuan Pertama dan Kesan Tentang Dia

#KampusFiksi 10 Days Writing Challenge Day 4 datang yuhuuuuuuuu

Topik hari ini: Tanpa menyebutkan namanya, coba ceritakan bagaimana pertemuan pertamamu dengan si dia

...
Dia?
Dia siapa?
Siapa dia yang harus kutulis?
Siapa?
Seriously, I have no idea. 

Apa saya harus menulis:
Pertemuan pertama saya dengan si dia berawal ketika saya menginstall game Mystic Messenger di Play Store ke ponsel... namun sayangnya bukan itu huhuhu, harus manusia beneran ya :'(

Tunggu sebentar, biarkan saya berpikir dahulu.
Saya lagi gak memiliki seseorang istimewa yang bisa saya rujuk sebagai 'dia' sih...
Tapi mungkin bisa saya ceritakan soal dia yang lain, meski tak berakhir menjadi hubungan romantis.
Saya akan menceritakan soal dia karena cara kami bertemu bisa dibilang menjadi yang paling unik sepanjang hidup saya yang biasa saja.

Awal mula saya mengenal dia itu ketika saya bergabung di grup komunitas suatu tipe ponsel di facebook. Saat itu saya melihat suatu post miliknya yang menanyakan tentang tempat membeli case ponsel di Bandung berhubung ponsel tersebut masih terbilang baru dirilis sehingga casenya masih agak sulit untuk ditemukan. Saya iseng melihat komen-komen di post tersebut dan ternyata dia kuliah di daerah kampus yang sama dengan saya. Ketika saya iseng melihat profilenya, ternyata kami ini sekampus dan sejurusan hahaha hanya beda seangkatan, dia satu angkatan lebih atas daripada saya. Entah apa yang mendorong saya, saya ikut berpartisipasi di post tersebut sambil semacam memberitahu bahwa kami kuliah di kampus yang sama.

Setelah itu dia mengirim message pada saya, menanyakan soal cara melakukan root pada ponsel. Saat itu jujur saya mulai merasa sedikit heran dan mikir, "Lah ngeroot hp kan gampang banget, tinggal liat aja dokumen panduannya di grup, masa cowok gaptek sih?" Maklum saya biasa dikelilingi temen-temen cowok yang hi-tech jadi tanpa sadar menggeneralisir bahwa cowok itu idealnya pasti hi-tech.

Ya sudahlah gak mungkin juga saya bales gitu ke senior, gak sopan. Saya beritahu dia caranya gampang kok tinggal liat di dokumen grup, tapi dia tetap bersikeras pengen minta ketemuan sambil diajarin.
Hhhhh manja, pikir saya.

Akhirnya kami pun sepakat untuk bertemu di gedung perpustakaan daerah kampus di suatu hari saat kami memiliki jadwal perwalian di hari yang sama. Kesan dalam pertemuan pertama tersebut ya terasa biasa aja, dia baik dan menyenangkan, tipe yang cukup aktif ngobrol. Saat itu kami hanya berfokus membicarakan tentang cara melakukan root pada ponsel dan mata kuliah yang diambil karena waktu yang tersedia hanya sebentar.

Seiring berlalunya waktu saya dan senior tersebut memiliki waktu di mana kami merasa biasa saja hanya berinteraksi seperlunya, tapi ada juga waktu di mana saya merasa dekat dengannya, semacam on-off gitu lah. Kami memiliki beberapa kesamaan hobi dalam hal Jejepangan, rumah kami juga ternyata berada pada wilayah yang cukup dekat. Jujur saya sempat memiliki perasaan yang 'jatuh-bangun' padanya. Namun, bagaimana pun juga hubungan kami berdua tetap berada dalam koridor senior-junior atau kakak-adik atau mungkin teman, tidak lebih dari itu.

Banyak kenangan bersamanya, sikapnya juga membuat saya seperti menemukan banyak hal baru, baru kali ini saya dekat dengan tipe cowok seperti dia. Rasanya seperti mendapat banyak pelajaran juga selama berinteraksi dengan orang sepertinya. Pikiran saya jadi makin terbuka. Hati? dia membuat hati saya jadi terasa begitu kompleks.

Terima kasih untuk segalanya.
Ah, kini pikiran saya hanya bisa pasrah memutar segala memori tentangmu.
Dan ... lagu ini terngiang sepanjang saya menuliskan postingan ini.
Lagu yang benar-benar mengingatkanku padamu, Kak.
Kakak juga suka lagu ini, kan?
Ini lagu patah hatiku untuk Kakak, sekaligus lagu patah hati Kakak untuk dia pada saat itu
Lagu patah hati yang sama untuk kita berdua, tapi Kakak gak tau.
Kakak gak akan pernah tau, karena objek patah hati kita berdua ini ... berbeda


So this is heartache?
So this is heartache?
Your smile on that day turned into a memory to me
I miss you

(ONE OK ROCK - Heartache)

Jumat, 20 Januari 2017

Ekspektasi Pencapaian di Tahun 2017

Selamat pagi dan selamat menyambut #KampusFiksi 10 Days Writing Challenge Day 3!

Topik hari ini: Sebutkan 5 hal yang ingin kamu capai di tahun ini

Wah ini topik yang sesuatu, bikin deg-degan semangat, sampai bisa bikin saya ngetik tulisan ini pagi-pagi hehehe.

Sampai sekarang saya kadang merasa 'lost in time' ini beneran ya udah tahun 2017? Tahun 2016 udah lewat gitu aja tanpa adanya pencapaian yang berarti? Target-target yang harusnya udah tercapai di tahun 2016 kok nyatanya malah tak tercapai, dan hal lainnya yang membuat stres depresi saya kambuh lagi.

Tapi sudahlah, ikhlaskan, mau bagaimanapun juga, ini kenyataan. Lebih baik tenangkan diri sambil mulai menetapkan target-target yang ingin dicapai di tahun 2017 ini kemudian menyusun strategi untuk mencapainya. Jadi, berikut adalah target 2016 yang saya susun ulang kembali sebagai pencapaian yang ingin/harus diraih di tahun 2017.


1. Lulus

Demi Tuhan ini target yang wajib dicapai tahun ini, tak ada kata tidak! Gelar harus didapat, saya tidak boleh menyia-nyiakan dukungan dari orang-orang yang saya sayangi lagi, tak boleh menyia-nyiakan segala sumber daya yang telah mereka sediakan demi tercapainya kelulusan saya. Saya juga harus bisa melawan diri saya sendiri supaya benar-benar bisa lulus tahun ini, secepatnya.


2. Mendapatkan Pekerjaan yang Cocok dan Mapan

Untuk ukuran cocok dan mapan, saya pikir itu relatif. Ditambah melihat kenyataan saat ini di mana mendapat pekerjaan itu sulit, saya tidak akan begitu ngoyo. Yang penting setelah lulus saya ingin langsung mendapat pekerjaan, sambil berdoa semoga memang mendapat pekerjaan yang cocok dan memiliki prospek yang bagus. Memang itu tidak akan terjadi secara langsung karena setiap orang memiliki rezeki dan proses yang harus ditempuh masing-masing, tapi cukuplah ini menjadi motivasi untuk berusaha, soal ke depannya biarkan Tuhan yang memutuskan.


3. Menyelesaikan Proyek Komik Webtoon Challenge

Ya, saya benar-benar merasa bersalah karena proyek komik Webtoon Challenge yang digagas teman ini statusnya masih menggantung belum dilanjutkan akibat kondisi saya. Padahal dia mengajak saya untuk berkolaborasi membuatnya demi saya juga, supaya saya bisa percaya diri, maju mengembangkan kemampuan saya, supaya kami berdua bisa membuat sesuatu yang berarti dan memuaskan dengan menggunakan gabungan dari kemampuan kami masing-masing. Tapi maaf gara-gara saya semuanya jadi tersendat, padahal dia sudah memberi kepercayaan yang begitu besar untuk saya. Ditambah lagi ketika membaca komentar dari para pembaca yang ternyata di awal tahun ini masih saja ada yang membaca komik tersebut padahal baru berupa prolog, membuat saya makin terharu sekaligus bersalah. Terima kasih banyak sudah membaca dan berkomentar memberi dukungan supaya cepat update, semoga sehabis urusan skripsi ini beres saya bisa membantu teman saya untuk merumuskan konsep cerita dan melanjutkan komiknya kembali. :")


4. Improve Menggambar dan Menulis

Sebenarnya ini keinginan dan target yang selalu ada setiap tahun, bahkan setiap saat, tapi sayang ketidakkonsistenan dan kemalasan saya menghancurkan itu semua. Apalagi soal menggambar saya sudah hiatus lama sekali. Tahun ini saya harus membuat banyak kemajuan di kedua bidang tersebut. Saya harus mulai berani untuk menyambut ajakan kolaborasi/permintaan menulis fanfiction/cerita apapun itu termasuk juga ilustrasi dari orang-orang, tidak boleh langsung menolak hanya karena merasa masih jelek tidak percaya diri, yang penting coba dulu. Dan semoga tahun ini saya bisa memiliki pentab aamiin~


5. Jadi Pribadi yang Lebih Positif dan Sehat

Ini adalah hal yang paling penting, karena tanpa ini semua target yang saya tetapkan akan sulit untuk tercapai. Saya harus bisa melawan diri sendiri secara bertahap, mulai dari menyingkirkan pikiran-pikiran negatif yang hanya akan membuat ciut takut dan depresi. Sudah cukup saya bergelung tak berdaya dengan ketakutan-ketakutan yang diciptakan oleh pikiran saya sendiri, yang justru malah menghambat langkah saya untuk maju dan membuat fisik saya sering jatuh sakit seperti beberapa tahun terakhir ini. Secara fisik dan mental terutama di tahun 2016 ke belakang, saya merasa benar-benar hancur dan terpukul hingga ke titik terendah hidup selama ini, karena itu di tahun 2017 ini saya ingin berusaha untuk hidup dengan tubuh yang sehat, pikiran yang positif tak mudah menyerah, dan bahagia sambil tak lupa mendekatkan diri pada Tuhan demi ketenangan batin dan kelancaran usaha.

Demikian lima keinginan/target saya untuk tahun 2017, sebenarnya ada lebih banyak, tapi itu adalah lima hal terpenting yang ingin saya capai di tahun ini. Semoga saya benar-benar bisa mengusahakannya, tak sekadar menjadi omong kosong belaka.

Mari kita sambut 2017 ini dengan pencapaian positif penuh karya! :)



Tak apa mengulang lagi
Dan janganlah menyerah
Di sana pasti ada tepian
Suatu saat kau pasti akan sampai

Get over it!

(JKT48 - River)