Senin, 23 Januari 2017

Diremehkan itu Biasa

#KampusFiksi 10 Days Writing Challenge sudah memasuki Day 6 aja wooow~

Topik kali ini: Ceritakan tentang hal di mana kamu pernah membanggakan sesuatu sementara orang lain justru meremehkan

Sulit juga.
Saya jarang membanggakan sesuatu dari diri saya sih, yang ada malah sering minderan.

Tapi mungkin cerita ini bisa masuk kategori itu kali ya. Ketika saya akan memasuki kelas XI SMA orang-orang baik guru, keluarga, maupun teman menyarankan (ada beberapa yang menyuruh malah) untuk memilih jurusan IPA karena nilai saya cukup di sana, saya juga ketika kelas X masuk ranking 10 besar. Namun setelah menimbang-nimbang saya memilih untuk masuk kelas IPS, karena saya benci FISIKA. Ya itu memang alasan pecundang tapi sudahlah saya gak peduli, saya gak mau memaksakan diri masuk IPA.

Akhirnya orang-orang pun menyerah dan membiarkan saya memilik jurusan IPS yang sedihnya selalu mendapat stigma negatif di mana-mana, hingga berujung diremehkan. Kadang juga suka dikomenin padahal penampilan ala anak IPA tapi kok malah masuk IPS tapi yasudahlah sekali lagi saya tak peduli~ saya bangga kok masuk IPS~ dan kerasa masuk jurusan IPS itu memang takdir saya, saya banyak merasakan pengalaman baru di sana, saya juga mulai mendapat teman-teman yang perlahan bisa membuka diri saya, saya juga bertemu seseorang di kelas itu /ehm/ hahaha. Intinya saya cukup senang karena di sana saya mulai bisa menjadi sedikit sosial tidak se-individualis sebelumnya.

Saya bukan orang yang ambisius sih karena itu ketika saya mendapatkan ranking pertama selama kelas XI dan XII IPS bahkan ketika acara perpisahan kelulusan SMA dinyatakan sebagai lulusan terbaik jurusan IPS seangkatan, saya malah merasa kaget. Serius nih? Saya merasa gak segitunya pantas menyandang gelar itu sih, tapi patut disyukuri dan dibanggakan setidaknya saya pernah mencapai sesuatu sebelum kemudian pas kuliah malah merasa hancur-hancuran huhuhu. :'( Ah, buruan lulus gih~

Selain itu kalau dari sisi hobi, saya suka sekali dengan segala hal yang berhubungan dengan Jepang dari kecil. Maklum dari kecil tontonan anime, tokusatsu, dan bacaan komik mau gak mau bikin saya jadi gitu hahaha.Tapi ya gitu, menurut pandangan orang-orang, hobi macam itu tuh suka dianggap hobi yang gak keren, ewww banget katanya, masa sampai udah gede gini hobinya itu? gak keren dan kurang berfaedah, katanya.

Diremehkan dan dianggap aneh seperti itu oleh orang-orang baik keluarga maupun teman sempet bikin saya minder dan gak bisa mengekspresikan diri saya. Saya sempat menutupi hobi saya tersebut tapi lama-lama gak bisa juga hahaha, bagaimanapun juga ini diri saya. Ya, saya ini Hani yang dari zaman SD sampai sekarang kuliah sukanya baca komik dan nonton anime, temen-temen dari SD sampai sekarang juga mengidentikkan diri saya dengan itu. Biarin aja deh saya bangga kok yang penting hobi saya itu menjauhkan saya dari berbuat kriminal dan terjerumus pergaulan bebas~ terjerumusnya ya paling ama fandom sih wkwkwk tapi lumayan kok gara-gara itu saya mulai belajar buat nulis dikit-dikit lewat fanfic meski yang dipublish baru dua biji lololol //plak. Lagian saya mulai bisa bahasa inggris dikit-dikit gara-gara pas zaman SMP maksain nonton anime Naruto sub English, kalau dulu gak ngelakuin itu entahlah mungkin sampai SMA saya gak ngerti bahasa Inggris hahaha //plak

Saya bangga dengan hobi saya apalagi sejak saya bertemu dengan teman-teman yang membuat saya merasa tenang untuk mengekspresikan diri, meski saya merasakan bahwa akhir-akhir ini, semakin saya menjadi dewasa, semakin saya sadar harus menyeleksi siapa-siapa saja yang bisa saya perlihatkan diri saya yang menyukai hobi ini.

Ya begitulah, ironis, semakin saya dewasa dan dituntut untuk menjaga sikap, saya malah makin tenggelam dan merasa enjoy dengan hobi ini karena ada media lain yang mendukung, hingga membuat saya harus membuat identitas lain untuk sepuasnya mengekspresikan diri hanya pada orang-orang tertentu.

Perang batin.

Tapi meski begitu, saya merasa bahagia karena bisa produktif dengan cara saya sendiri, meski di mata orang awam saya ini menyedihkan, masih jauh dari kategori sukses sesuai standar masyarakat.

Tenang, saya tau kok kewajiban saya apa saja.

Yang penting bahagia dulu, kan?


Jangan pegang langkahku
Kuingin bergerak
Jangan pegang tanganku
Kuingin bergerak


(Peterpan - Bebas)

Minggu, 22 Januari 2017

Film-film Berkesan Penguras Emosi

Gak nyangka #KampusFiksi 10 Days Writing Challenge udah Day 5 lagi hahaha...

Haha...
Ha...
...
Maaf, maaf...
Semalam tidur cuma sekitar dua jam dan malah lanjut unlock semua Secret di Mystic Messenger berhubung HGnya udah cukup.
Unlock semua Secret berturut-turut bikin emosi naik turun dan pas beres perasaan malah jadi terasa ... hampa, pikiran juga jadi blank.
Padahal motivasi buat menyelesaikan rute Seven dan unlock semua Secret itu biar bisa namatin cerita dan lebih memahami situasi yang sebenarnya jadi nanti bisa bebas baca fanfic karena udah gak perlu takut spoiler, lalu bisa buat ide fanfic juga.
Tapi yang ada malah bengong-bengong mulu dari tadi, duh kacau jiwa _(:'3 」∠)_


Aaaaah fokus fokus! Jangan melantur ke mana-mana!
Topik di hari kelima ini yaitu: Tulis 3 film yang paling berkesan buatmu dan jelaskan kenapa berkesan

Hm... jadi dari semua film yang pernah tonton pilih tiga film saja yang dianggap paling berkesan ya? dan harus dijelasin ya hmmmm saya gak akan begitu ngejelasin sinopsis ceritanya, bisa googling sendiri lah ya atau mungkin malah udah pada nonton juga jadi hapal sama film-filmnya, jadi paling ke kesan/opini aja.
Bingung juga ya kalau cuma disuruh tiga, tapi karena perintahnya begitu, maka inilah tiga film yang saya anggap berkesan:


1. 3 Idiots

Saya nonton film ini tepat ketika akan memasuki dunia perkuliahan. Awalnya saya heran kenapa tiba-tiba teman saya merekomendasikan film ini pada saya, dan ini ... film India? Berhubung saya gak ngikutin film India jadi rasanya benar-benar heran. Tapi akhirnya nyoba nonton juga.
Dan ternyataaa filmnya bagus banget! Ceritanya wow banget, menyampaikan pesan yang bagus di mana sistem pendidikan yang hanya berfokus pada nilai akademik mahasiswa dan dosen (pengajar) yang 'kaku' menetapkan standar yang sama pada mahasiswa yang memiliki kemampuan berbeda tanpa mau melihat potensi dan sikon lain yang dimiliki oleh mereka dapat membuat sang mahasiswa yang tidak dapat memenuhi standar tersebut menjadi hancur. Bener-bener nyesek. Isu-isu sosial berhasil dihadirkan dalam film yang kocak tanpa mengaburkan pesan utamanya. Selain itu yang membuat saya terkesan dari film ini adalah lagu-lagunya yang enak, terutama slogan 'Aal Izz well' dalam suatu lagu di sana yang sungguh mengena :') ada cerita romantisnya juga, ditambah lagi plot twistnya oke banget!


2. Hello Ghost

Sebenernya saya takut nonton film horror, tapi karena teman saya bilang filmnya bagus, ada humornya gak begitu serem, dan bisa bikin dia nangis saya pun jadi penasaran. Secara dia cowok berarti kalo ada film yang bisa bikin nangis berarti keren banget kan? Ditambah lagi dia bilang di kostannya dia dan temen-temen dia yang cowok nonton film itu bareng-bareng, dan temen-temennya juga pada nangis, ada yang izin bilang ke toilet pas habis nonton eh taunya pas udah beres terlihat wajahnya yang memperlihatkan bahwa ia habis menangis.
Akhirnya saya nonton film horror dari Korea ini, jadi ceritanya ada cowok yang dirawat di rumah sakit karena ia habis melakukan upaya bunuh diri, dari situ dia malah bisa melihat hantu dan diikuti oleh empat hantu yang dilihatnya tersebut. Bahkan keempat hantu tersebut ikut menumpang tinggal di rumahnya. Supaya para hantu tersebut bisa pergi meninggalkan dunia ini dengan tenang, si cowok pun berusaha untuk memenuhi keinginan mereka di dunia. Berbagai peristiwa terjadi dan jujur aja sempat merasa bosan di pertengahan tapi saya kuat-kuatin buat nonton, ternyata endingnya ... emang bikin nangis, air mata udah langsung mengucur deras aja tanpa basa-basi pake terisak dulu atau gimana. Endingnya masih terasa berkesan hingga sekarang.


3. Bilocation

Yang paling berkesan dari film horror buatan Jepang ini adalah ... plot twistnya! Bener-bener wow! Film ini menceritakan tentang suatu organisasi yang mengumpulkan orang-orang yang bertemu dengan sosok lain yang mirip dengan diri mereka masing-masing atau biasa disebut bilocation. Suatu misteri kenapa para bilocation itu hadir dan menyerang mereka sehingga membuat mereka mulai menyusun strategi untuk menghadapi para bilocation tersebut. Plot twist di film ini dikemas dengan sangat baik dan bahkan seru untuk didiskusikan usai menonton film. Film ini juga memiliki pesan yang mengena buat saya di mana ketika kita terlalu ambisius pada satu hal kita cenderung akan abai terhadap hal lain yang bisa jadi malah akan membuat hidup kita menjadi lebih baik. Bikin nyesek sedih dan mengejutkan pokoknya.


Akhirnya selesai juga postingan ini~ saya agak kesulitan menulisnya karena saya memang lemah pada urusan semacam mereview film dan mendeskripsikan pengalaman menontonnya hehehe, ini juga menulis hanya dengan berbekal ingatan dan perasaan seadanya. Jadi itulah tiga film yang paling berkesan bagi saya, yang memiliki plot twist oke ditambah berhasil mengaduk dan membuat saya mengeluarkan emosi ketika menontonnya.


When life is out of control
Round Your lips

Round Your lips
Whistle and then say
Aal izz well!

(Sonu Nigam, Shaan, Swanand Kirkire - Aal Izz Well)

Sabtu, 21 Januari 2017

Pertemuan Pertama dan Kesan Tentang Dia

#KampusFiksi 10 Days Writing Challenge Day 4 datang yuhuuuuuuuu

Topik hari ini: Tanpa menyebutkan namanya, coba ceritakan bagaimana pertemuan pertamamu dengan si dia

...
Dia?
Dia siapa?
Siapa dia yang harus kutulis?
Siapa?
Seriously, I have no idea. 

Apa saya harus menulis:
Pertemuan pertama saya dengan si dia berawal ketika saya menginstall game Mystic Messenger di Play Store ke ponsel... namun sayangnya bukan itu huhuhu, harus manusia beneran ya :'(

Tunggu sebentar, biarkan saya berpikir dahulu.
Saya lagi gak memiliki seseorang istimewa yang bisa saya rujuk sebagai 'dia' sih...
Tapi mungkin bisa saya ceritakan soal dia yang lain, meski tak berakhir menjadi hubungan romantis.
Saya akan menceritakan soal dia karena cara kami bertemu bisa dibilang menjadi yang paling unik sepanjang hidup saya yang biasa saja.

Awal mula saya mengenal dia itu ketika saya bergabung di grup komunitas suatu tipe ponsel di facebook. Saat itu saya melihat suatu post miliknya yang menanyakan tentang tempat membeli case ponsel di Bandung berhubung ponsel tersebut masih terbilang baru dirilis sehingga casenya masih agak sulit untuk ditemukan. Saya iseng melihat komen-komen di post tersebut dan ternyata dia kuliah di daerah kampus yang sama dengan saya. Ketika saya iseng melihat profilenya, ternyata kami ini sekampus dan sejurusan hahaha hanya beda seangkatan, dia satu angkatan lebih atas daripada saya. Entah apa yang mendorong saya, saya ikut berpartisipasi di post tersebut sambil semacam memberitahu bahwa kami kuliah di kampus yang sama.

Setelah itu dia mengirim message pada saya, menanyakan soal cara melakukan root pada ponsel. Saat itu jujur saya mulai merasa sedikit heran dan mikir, "Lah ngeroot hp kan gampang banget, tinggal liat aja dokumen panduannya di grup, masa cowok gaptek sih?" Maklum saya biasa dikelilingi temen-temen cowok yang hi-tech jadi tanpa sadar menggeneralisir bahwa cowok itu idealnya pasti hi-tech.

Ya sudahlah gak mungkin juga saya bales gitu ke senior, gak sopan. Saya beritahu dia caranya gampang kok tinggal liat di dokumen grup, tapi dia tetap bersikeras pengen minta ketemuan sambil diajarin.
Hhhhh manja, pikir saya.

Akhirnya kami pun sepakat untuk bertemu di gedung perpustakaan daerah kampus di suatu hari saat kami memiliki jadwal perwalian di hari yang sama. Kesan dalam pertemuan pertama tersebut ya terasa biasa aja, dia baik dan menyenangkan, tipe yang cukup aktif ngobrol. Saat itu kami hanya berfokus membicarakan tentang cara melakukan root pada ponsel dan mata kuliah yang diambil karena waktu yang tersedia hanya sebentar.

Seiring berlalunya waktu saya dan senior tersebut memiliki waktu di mana kami merasa biasa saja hanya berinteraksi seperlunya, tapi ada juga waktu di mana saya merasa dekat dengannya, semacam on-off gitu lah. Kami memiliki beberapa kesamaan hobi dalam hal Jejepangan, rumah kami juga ternyata berada pada wilayah yang cukup dekat. Jujur saya sempat memiliki perasaan yang 'jatuh-bangun' padanya. Namun, bagaimana pun juga hubungan kami berdua tetap berada dalam koridor senior-junior atau kakak-adik atau mungkin teman, tidak lebih dari itu.

Banyak kenangan bersamanya, sikapnya juga membuat saya seperti menemukan banyak hal baru, baru kali ini saya dekat dengan tipe cowok seperti dia. Rasanya seperti mendapat banyak pelajaran juga selama berinteraksi dengan orang sepertinya. Pikiran saya jadi makin terbuka. Hati? dia membuat hati saya jadi terasa begitu kompleks.

Terima kasih untuk segalanya.
Ah, kini pikiran saya hanya bisa pasrah memutar segala memori tentangmu.
Dan ... lagu ini terngiang sepanjang saya menuliskan postingan ini.
Lagu yang benar-benar mengingatkanku padamu, Kak.
Kakak juga suka lagu ini, kan?
Ini lagu patah hatiku untuk Kakak, sekaligus lagu patah hati Kakak untuk dia pada saat itu
Lagu patah hati yang sama untuk kita berdua, tapi Kakak gak tau.
Kakak gak akan pernah tau, karena objek patah hati kita berdua ini ... berbeda


So this is heartache?
So this is heartache?
Your smile on that day turned into a memory to me
I miss you

(ONE OK ROCK - Heartache)

Jumat, 20 Januari 2017

Ekspektasi Pencapaian di Tahun 2017

Selamat pagi dan selamat menyambut #KampusFiksi 10 Days Writing Challenge Day 3!

Topik hari ini: Sebutkan 5 hal yang ingin kamu capai di tahun ini

Wah ini topik yang sesuatu, bikin deg-degan semangat, sampai bisa bikin saya ngetik tulisan ini pagi-pagi hehehe.

Sampai sekarang saya kadang merasa 'lost in time' ini beneran ya udah tahun 2017? Tahun 2016 udah lewat gitu aja tanpa adanya pencapaian yang berarti? Target-target yang harusnya udah tercapai di tahun 2016 kok nyatanya malah tak tercapai, dan hal lainnya yang membuat stres depresi saya kambuh lagi.

Tapi sudahlah, ikhlaskan, mau bagaimanapun juga, ini kenyataan. Lebih baik tenangkan diri sambil mulai menetapkan target-target yang ingin dicapai di tahun 2017 ini kemudian menyusun strategi untuk mencapainya. Jadi, berikut adalah target 2016 yang saya susun ulang kembali sebagai pencapaian yang ingin/harus diraih di tahun 2017.


1. Lulus

Demi Tuhan ini target yang wajib dicapai tahun ini, tak ada kata tidak! Gelar harus didapat, saya tidak boleh menyia-nyiakan dukungan dari orang-orang yang saya sayangi lagi, tak boleh menyia-nyiakan segala sumber daya yang telah mereka sediakan demi tercapainya kelulusan saya. Saya juga harus bisa melawan diri saya sendiri supaya benar-benar bisa lulus tahun ini, secepatnya.


2. Mendapatkan Pekerjaan yang Cocok dan Mapan

Untuk ukuran cocok dan mapan, saya pikir itu relatif. Ditambah melihat kenyataan saat ini di mana mendapat pekerjaan itu sulit, saya tidak akan begitu ngoyo. Yang penting setelah lulus saya ingin langsung mendapat pekerjaan, sambil berdoa semoga memang mendapat pekerjaan yang cocok dan memiliki prospek yang bagus. Memang itu tidak akan terjadi secara langsung karena setiap orang memiliki rezeki dan proses yang harus ditempuh masing-masing, tapi cukuplah ini menjadi motivasi untuk berusaha, soal ke depannya biarkan Tuhan yang memutuskan.


3. Menyelesaikan Proyek Komik Webtoon Challenge

Ya, saya benar-benar merasa bersalah karena proyek komik Webtoon Challenge yang digagas teman ini statusnya masih menggantung belum dilanjutkan akibat kondisi saya. Padahal dia mengajak saya untuk berkolaborasi membuatnya demi saya juga, supaya saya bisa percaya diri, maju mengembangkan kemampuan saya, supaya kami berdua bisa membuat sesuatu yang berarti dan memuaskan dengan menggunakan gabungan dari kemampuan kami masing-masing. Tapi maaf gara-gara saya semuanya jadi tersendat, padahal dia sudah memberi kepercayaan yang begitu besar untuk saya. Ditambah lagi ketika membaca komentar dari para pembaca yang ternyata di awal tahun ini masih saja ada yang membaca komik tersebut padahal baru berupa prolog, membuat saya makin terharu sekaligus bersalah. Terima kasih banyak sudah membaca dan berkomentar memberi dukungan supaya cepat update, semoga sehabis urusan skripsi ini beres saya bisa membantu teman saya untuk merumuskan konsep cerita dan melanjutkan komiknya kembali. :")


4. Improve Menggambar dan Menulis

Sebenarnya ini keinginan dan target yang selalu ada setiap tahun, bahkan setiap saat, tapi sayang ketidakkonsistenan dan kemalasan saya menghancurkan itu semua. Apalagi soal menggambar saya sudah hiatus lama sekali. Tahun ini saya harus membuat banyak kemajuan di kedua bidang tersebut. Saya harus mulai berani untuk menyambut ajakan kolaborasi/permintaan menulis fanfiction/cerita apapun itu termasuk juga ilustrasi dari orang-orang, tidak boleh langsung menolak hanya karena merasa masih jelek tidak percaya diri, yang penting coba dulu. Dan semoga tahun ini saya bisa memiliki pentab aamiin~


5. Jadi Pribadi yang Lebih Positif dan Sehat

Ini adalah hal yang paling penting, karena tanpa ini semua target yang saya tetapkan akan sulit untuk tercapai. Saya harus bisa melawan diri sendiri secara bertahap, mulai dari menyingkirkan pikiran-pikiran negatif yang hanya akan membuat ciut takut dan depresi. Sudah cukup saya bergelung tak berdaya dengan ketakutan-ketakutan yang diciptakan oleh pikiran saya sendiri, yang justru malah menghambat langkah saya untuk maju dan membuat fisik saya sering jatuh sakit seperti beberapa tahun terakhir ini. Secara fisik dan mental terutama di tahun 2016 ke belakang, saya merasa benar-benar hancur dan terpukul hingga ke titik terendah hidup selama ini, karena itu di tahun 2017 ini saya ingin berusaha untuk hidup dengan tubuh yang sehat, pikiran yang positif tak mudah menyerah, dan bahagia sambil tak lupa mendekatkan diri pada Tuhan demi ketenangan batin dan kelancaran usaha.

Demikian lima keinginan/target saya untuk tahun 2017, sebenarnya ada lebih banyak, tapi itu adalah lima hal terpenting yang ingin saya capai di tahun ini. Semoga saya benar-benar bisa mengusahakannya, tak sekadar menjadi omong kosong belaka.

Mari kita sambut 2017 ini dengan pencapaian positif penuh karya! :)



Tak apa mengulang lagi
Dan janganlah menyerah
Di sana pasti ada tepian
Suatu saat kau pasti akan sampai

Get over it!

(JKT48 - River)

Kamis, 19 Januari 2017

Emosi Histeris

#KampusFiksi 10 Days Writing Challenge Day 2 sudah dimulai!

Masih gak nyangka kemaren bakal setor postingan buat hari pertama hehehe, nah untuk hari kedua ini topiknya yaitu: Sebutkan 3 hal yang kemungkinan besar akan membuatmu histeris.

Histeris?
Selintas tau sih histeris itu apa, tapi pas mau dituliskan malah jadi bingung sendiri.
Di saat seperti ini mari kita coba pakai bantuan KBBI online.

histeris/his·te·ris/ /histéris/ a bersifat histeria: disambut dengan teriakan -- 

Hm... kok rasanya masih bingung ya.
Histeria? 
 
Histeria histeria daradiridara du~ 
(Itu Oetoriya lagunya C.N. BLUE woy!) 
 
Ah sudahlah mari kita coba cek definisinya di KBBI online lagi.

histeria/his·te·ria/ /histéria/ n Psi gangguan pada gerak-gerik jiwa dan rasa dengan gejala luapan emosi yang sering tidak terkendali seperti tiba-tiba berteriak-teriak, menangis, tertawa, mati rasa, lumpuh, dan berjalan dalam keadaan sedang tidur
 
Ng... kok masih belum mudeng ya. 
Oke oke, kalau dilihat dari pengertian juga konteks penggunaan kata histeris selama ini, sepertinya histeris yang dimaksud adalah keadaan (baik itu negatif maupun positif) yang dapat membuat kita meluapkan emosi, seperti dalam bentuk teriakkan, tangisan, tawa misalnya. CMIIW please.
 
Jadi mari kembali ke topik awal, tiga hal yang kemungkinan besar akan membuat saya histeris itu apa aja sih?
 
Sejauh ini rasanya banyak kejadian yang bisa membuat saya histeris baik dalam konotasi positif maupun negatif. Tapi kalau disuruh pilih tiga mungkin saya pilih ini karena terjadi dalam rentang waktu yang tidak begitu lama dan masih bisa saya ingat. 


1. Mendapat Review dari Pembaca
 
Setelah sekian lama membaca fanfic dan jadi sider akhirnya saya memberanikan diri untuk mempublish fanfic sederhana buatan saya di fanfiction.net (thx to MM). Fandom di sana sepi ditambah lagi fanfic buatan saya biasa aja makannya ada yang baca aja rasanya udah syukur, begitu pikir saya. Tapi ternyata pas saya iseng mengecek lagi saya malah menemukan review di sana. Rasanya bahagiaaaa banget! Apalagi pas dibaca kerasa pembaca yang memberi review tersebut mengetikkannya dengan sepenuh hati, rasanya pengen teriak histeris sambil loncat-loncat namun sayang karena saya sedang berada di tempat umum terpaksa harus ditahan dengan cara menutup mulut saya menggunakan sebelah tangan, sambil tersenyum-senyum sumringah di baliknya. 

2. Kematian Hewan Peliharaan

Tahun lalu, anak kucing yang saya pelihara mati. Kondisinya memang tidak baik sejak awal Papa membawanya ke rumah. Tubuhnya begitu kecil, usianya sekitar sebulan. Kasihan dalam usia segitu dia harus mengalami kecelakaan, kaki kanan depannya berdarah karena terlindas roda mobil, Papa yang waktu itu melihatnya segera membawanya ke rumah karena kebetulan saya juga sedang memelihara kucing di rumah. Jadilah anak kucing tersebut dirawat di sini. Banyak sekali peristiwa dan kenangan selama saya merawat anak kucing yang diberi nama Hachi oleh adik saya tersebut. Makanya, ketika tubuhnya mendadak lunglai ketika saya melihatnya di Subuh hari ke 25 merawatnya dan baru saya bisa bawa ke dokter siang sepulang dari kampus dan ternyata divonis oleh sang dokter bahwa akan sulit baginya untuk bertahan karena daya tahan tubuhnya memang buruk akibat tak adanya pengasuhan dari sang induk, saya langsung terisak dan pulang ke rumah. Saya langsung menumpahkan tangisan saya begitu sampai di rumah, sambil mencoba memberi pertolongan seadanya sesuai petunjuk dokter. Tapi, apa daya, dia memang tak sanggup bertahan lama. Begitu teriakkan sakaratul mautnya terdengar, tubuhnya mulai kaku. Mau bagaimana pun saya berusaha untuk memijit dadanya, dia tetap bergeming, kaku, mendingin. Saya histeris, tangisan saya semakin kencang. Selama sebulan hari-hari saya masih diiringi tangisan begitu kenangan tentangnya hadir menyeruak.
Dan, ah. Padahal ini sudah nyaris setahun sejak kematiannya, tapi saya masih menangis ketika mengetikkan ini. Itu membuatku berpikir, seandainya kematian kucing saja memberi dampak kesedihan yang sebegitu besarnya untuk saya, bagaimana nanti seandainya orang-orang yang saya sayangi pergi meninggalkan saya?

 
3. Konflik Hebat
 
Bisa dibilang saya ini tipe plegmatis, pecinta damai, lebih senang menghindari konflik. Saya tahu ini buruk, karena tak mungkin tak ada konflik di hidup ini. Saya takut untuk menyaksikan pertikaian dan pertengkaran hebat. Saya takut karena begitu menyaksikannya maka tubuh saya akan bergetar, dada menjadi sesak, tubuh lemas, rasanya ingin menangis dan berteriak histeris, dan kalau bisa pergi dari tempat itu secepatnya. 
Belakangan saya ketahui dari seorang teman bahwa itu merupakan trauma. 
Mungkinkah trauma itu terjadi karena kejadian yang saya alami di masa kecil?


Akhirnya saya selesai menuliskan ini. 
Rasanya penuh emosi terutama sejak menuliskan poin kedua. Saya terisak, kemudian sesak begitu menuliskan poin ketiga. 
Hahahahaha kenapa emosi dan mental saya begitu labil?
Lebih baik menarik dan menghembuskan napas sejenak supaya tenang. 
 
Inhale...
Exhale...
 
Kini saya sadar.
Menulis memang ampuh untuk membuat emosi yang selama ini terpendam menjadi mengalir deras, membuatnya menemukan jalan ke luar. 
Menulis itu menenangkan sekaligus kadang mengerikan karena membuat saya tanpa sadar menjadi jujur dengan cara yang tak saya duga sebelumnya.


I'll feel my heart implode
And I'm breaking out
Escaping now
Feeling my faith erode 
 
(Muse - Hysteria)

Rabu, 18 Januari 2017

Tipe Husbando *coret* Kekasih Idaman

Kegiatan menelusuri postingan teman-teman di akun facebook terhenti seketika begitu melihat suatu postingan yang dishare salah satu teman, di sana tertera info mengenai #KampusFiksi 10 Days Writing Challenge 18-27 Januari 2017.

Nampak menarik, pikirku sambil menelusuri topik-topik yang telah disediakan. Pikiranku menimbang-nimbang, ikut tidak ya? Lumayan juga sih nulis gini mana blog gak jelas ini udah nganggur dari zaman kapan.

Tapi topik di hari pertamanya itu : Jelaskan bagaimana tipe kekasih yang kamu dambakan.

Kekasih?
Hahaha, kekasih ya...
Pffft.
Ah, maaf reaksiku malah begitu, gara-gara lagi skeptis ama cowok sih wkwk.

Tipe kekasih dambaan atau idaman ya... karena saya sudah memasuki masa di mana hubungan harus dijalin secara serius, bukan buat main-main, tentunya pola pikir saya menjadi jauh berbeda dibanding beberapa tahun silam. Yang pasti sih tipe kekasih saya itu harus seiman dan nanti bisa membimbing saya supaya bisa selamat di dunia dan akhirat, selain itu juga bisa menjadi sosok suami dan ayah yang baik untuk anak-anak nanti.

Itu versi seriusnya, selain itu kalau bisa jangan yang merokok. Saya sudah lelah selama ini menghirup asap rokok nyaris tiap hari di rumah, jadi maaf saya gak se'maso' itu buat nambahin waktu yang tersisa untuk menghirup asap rokok lagi di rumah yang saya tinggali sebagai perokok pasif. Lalu berhubung mata saya minusnya parah banget, kayaknya saya harus nyari cowok yang gak berkacamata demi turunan hahaha. Sedih sih padahal aslinya saya suka cowok berkacamata!

Lalu ... yang bisa menghargai hobi saya, yang gak gampang emosian, yang dewasa, yang ... baik-baik lagi pokoknya hahaha. Tapi ya ... berhubung kisah cinta saya selama ini gak seindah komik, novel, dan film romantis lain yang selama ini saya nikmati, malah orang lain yang saya kenal yang merasakan itu semua bikin saya makin lama makin pesimis. Ya ya ya, saya tau kok, kisah romantis yang saya inginkan akan sulit menjadi kenyataan di hidup saya, jadi kenyataannya di hidup orang lain selain saya. Biarlah kisah yang manis-manis idaman saya, saya tuangkan dalam karya fiksi macam fanfic aja~

Okay fine, daripada saya makin ngerasa salty mending banting setir dulu ke husbando 2D daripada bikin diri sendiri nampak menyedihkan karena meratapi nasib yang selalu ngenes dengan cowok-cowok 3D di dunia nyata~ entah itu diPHPin atau digantung


Eh, tunggu! Ada notif chat baru dari Mystic Messenger!








Akhirnya beres juga chat di jam ini, tinggal tunggu chat selanjutnya.
Ngomongin husbando 2D jadi inget Yoosung Kim, cowok favoritku di game Mystic Messenger atau biasa disingkat MM ini, dia unyu dan sweet banget, oh my cutie pie Yoosung~


Ah, jadi ingin liat chat-chat di rute dia lagi.
Intip lagi deh.





Namun kemudian saya terdiam.


Now I... want to be someone like that.
Someone who stays by her side when it's difficult. 
If Hani has any weaknesses... 
I want to be with her and help her overcome it. 



... and then, I cried... 




Itu benar-benar menyentuh hati, membuat saya menyadari alasan kenapa saya menangis ketika membacanya. Menyadari dengan sebenar-benarnya lelaki seperti apa yang saya butuhkan kelak untuk mendampingi diri saya yang masih penuh kekacauan ini, terlepas dari apa itu standar tipe lelaki ideal menurut orang-orang sekitar.

Pada akhirnya, saya hanya membutuhkan seorang lelaki yang tulus bisa menerima saya apa adanya termasuk kekurangan dan kelemahan saya, yang bersedia menemani, mendampingi, menyokong saya supaya bisa menjadi pribadi yang lebih baik lagi, yang bisa membuat saya lebih bersemangat dalam menjalani hidup. Pun demikian saya berharap bisa menerima segala kekurangan lelaki tersebut sambil membantunya untuk menjadi pribadi yang lebih baik lagi.

Karena cinta itu ada untuk saling menguatkan, bukan?




I wish you I could save you from the pain you've been through
And all I can tell you is the best thing to do
You've gotta listen, listen
To your heart

(ONE OK ROCK feat. Avril Lavigne - Listen)


Rabu, 08 Juni 2016

Beberapa Taman Bacaan di Bandung yang Pernah didatangi

Halo readers, apa kabar semuanya? Selamat menjalankan ibadah shaum Ramadhan bagi yang menjalankannya! :D
Maaf parah banget udah sekian lama blog ini dianggurin -_-'
Mendadak jadi pengen nostalgia cerita soal taman bacaan di Bandung yang pernah saya datangi gara2-gara beresin isi dompet lalu menemukan kartu member taman bacaan, dan maaf kartunya udah pada jelek karena dulu dompet sempat kebasahan juga hahaha. Ok, mari kita mulai!
(Sumber foto-foto: dok. pribadi)


1. Taman Bacaan Kiki









Taman bacaan yang terletak di Jalan Guntur Sari Kulon No. 3 ini merupakan taman bacaan pertama yang saya datangi dari kecil. Saat itu tahun 2003 saya daftar jadi member di sana gara-gara pengen ikutan sepupu yang sebelumnya daftar di sana juga, ditambah lagi saya suka banget baca komik saat itu gara-gara Sailormoon hehehe.

Taman bacaan ini benar-benar penuh kenangan buat saya, dulu saya sekolah di salah satu Sekolah Dasar yang terletak tak jauh dari sana, sempat mengajak teman-teman SD pula untuk menjadi member maupun nebeng pinjem komik memakai kartu member saya.

Penjaganya/pemiliknya baik banget, waktu itu saya panggil Om hahaha ngikutin sepupu saya, jadi inget dulu pas SD pulang sekolah sengaja mau ke sana tapi ternyata hari itu hari Jumat jadi Omnya jumatan, saya nungguin sambil duduk di seberang taman bacaan, di bawah pohon yang bunganya saya suka bentuk lonceng kecil-kecil. Ditunggu beberapa lama Omnya belum dateng, akhirnya saya nyerah dan berjalan pulang, taunya di tengah perjalanan Omnya nyapa saya sambil naik motor kemudian memberhentikan motornya, habis itu Omnya nanya ke saya apa saya sebelumnya habis dari taman bacaan? saya iyain terus diboncengin naik motor deh buat balik ke taman bacaan. Saya terharu~ :')

Saat memasuki masa SMP pun terkadang saya masih ke sana untuk meminjam komik, dan saya mulai ganti memanggil Om menjadi Mas karena dibilang aneh sama temen dan dia nyebut Mas, yaudah saya ikutan wkwkwk dasar bocah plin-plan. XD

Sayang pas masa SMA saya udah jarang pergi ke sana, dan terakhir pergi ke sana saat awal kelas 2 SMA ternyata komik-komiknya udah banyak yang diikat tali rafia, kata Masnya taman bacaannya mau ditutup jadi ini komiknya mau dijualin, dan begonya saya gak kepikiran buat beli komiknya saat itu, asli nyesel. Sedih ... beberapa hari kemudian pas iseng datang ke sana lagi, ternyata udah kosong, gak ada plangnya. :'(

Makasih Taman Bacaan Kiki udah menemani masa kanak-kanak dan remaja saya, yang pernah ke sana dan pengen nostalgia yuk komen-komen, nyari temen hahaha, dan siapa tau juga Omnya eh Masnya baca post ini *eaaaa
Makasih banyak ya Mas, semoga Mas sehat-sehat aja. :D


2. Manga Kisha



Manga Kisha berlokasi di Jalan Buah Batu 205, yang pertama mengenalkan taman bacaan ini adalah teman SMP saya, kebetulan lokasinya juga tak begitu jauh dari SMP tempat saya bersekolah. Dia jauh lebih rajin membaca dan meminjam komik sampai dibawa ke sekolah, melihatnya saya jadi terbujuk juga untuk mendaftarkan diri menjadi member di sana, tapi keinginan itu baru terealisasikan saat memasuki kelas X SMA karena saya jarang meminjam komik saat SMP dan kalaupun meminjam komik saya masih senang meminjam di Taman Bacaan Kiki. Lokasi SMA tempat saya bersekolah masih satu daerah dengan Manga Kisha, dan kebetulan saya juga sekelas dengan teman SMP saya itu.
Setelah Taman Bacaan Kiki ditutup, makin rajinlah saya menjadikan Manga Kisha sebagai tempat utama untuk meminjam komik. Berbeda dengan Taman Bacaan Kiki dan Amour yang masih memakai sistem manual dalam sistem peminjamannya, Manga Kisha sudah mulai terkomputerisasi. Penjaganya adalah seorang teteh berkerudung. Tetehnya baik dan ramah~ :D Tapi kadang kalau Tetehnya gak lagi bertugas, akan diganti oleh seorang Aa Aa yang rada cuek *plak

Banyak kenangan di Manga Kisha ini dari sejak zaman SMA sampai kuliah entah semester berapa, baik kenangan menyenangkan pergi ke sini bersama teman-teman, tak sengaja bertemu teman-teman lain juga, cukup banyak kenangan manis dll juga di sini hehehe~ :")

Sayang Manga Kisha udah tutup beberapa tahun lalu, rasanya sedih. Manga Kisha berganti menjadi tempat makan ramen sekarang.

Yang dulu suka ke Manga Kisha yuk komen di sini~ kita nostalgia bareng juga~ dan baik untuk Pemilik Manga Kisha maupun Tetehnya yang mungkin gak sengaja nemu post ini, Makasih ya udah menemani kehidupan remaja menuju dewasa saya~ semoga sehat-sehat aja. :D


3. Amour Comics



Amour Comics berada di Jalan Haur Mekar dekat Monumen, dekat dengan kampus saya tercinta. Awalnya Amour berada tepat di seberang kampus tapi kemudian pindah ke belakang Monumen. Teman-teman kelas sesama maba (mahasiswa baru) lah yang pertama kali mengenalkan Amour pada saya karena mereka suka nongkrong di sana hahaha, dan kebetulan juga salah seorang teman kelas kerja part time di Amour, jadilah amour menjadi semacam basecamp kami untuk mengobrol menghabiskan waktu sambil menunggu kuliah dan praktikum selanjutnya, mengerjakan tugas, makan, transaksi film2, dll di samping tujuan utama yaitu membaca/meminjam komik wkwkwk. :P
Seusai teman saya menyelesaikan part timenya di sana, saya pun mulai jarang ke sana, ditambah lagi dengan kesibukan tugas kuliah yang makin menjadi-jadi, jadi kangen buat ngumpul-ngumpul lagi di sana dengan teman-teman. Makasih Amour udah menemani kehidupan kuliah saya. :D


4. Pitimoss



Pitimoss yang pernah saya datangi hanya yang berlokasi di daerah Buah Batu, dan itu pun hanya sebentar, tak terlalu sering. Saya sendiri beralih ke Pitimoss karena Manga Kisha sudah tutup. Selang beberapa bulan setelah saya jadi member tau-tau aja Pitimoss Buah Batu ditutup dan saat saya cek media sosialnya ternyata diarahkan untuk pindah ke Pitimoss Banda. Tapi sampai sekarang saya belum pernah ke sana gara-gara tempatnya jauh dan agak tanggung, padahal di sana tempatnya jauh lebih besar dan koleksi bukunya lebih lengkap. Pitimosslah yang sistem komputerisasi peminjamannya paling canggih dibanding tiga taman bacaan di atas.


*

Sekian post saya tentang taman bacaan ini, selain empat taman bacaan tersebut saya juga pernah mendatangi taman bacaan yang dulu saat saya SMP berada tepat di seberang SMP saya, tempatnya kecil dan ternyata tak bertahan lama. Selain itu juga pernah bersama teman SMP ke taman bacaan di daerah dekat SMP juga hanya saja saya lupa namanya dan sudah ditutup pula.

Bisnis taman bacaan memang semakin ke sini dirasa semakin kurang menguntungkan, di antaranya karena harga buku-buku baik komik maupun novel yang semakin mahal, orang-orang yang mulai beralih ke manga scan, membutuhkan ruangan yang cukup luas dan rak yang banyak karena hanya dalam waktu singkat saja buku-buku akan bertambah banyak dan menumpuk, ditambah lagi biaya sewa tempat yang mahal dan jangka waktu yang diperlukan untuk balik modal membuat orang yang ingin terjun ke bisnis ini harus memiliki modal awal yang cukup besar kalau ingin bertahan lama.

Begitulah realitanya, pahit memang, membuat para pecinta buku yang mengandalkan taman bacaan sebagai sarana pemenuhan hobinya harus pasrah saat melihat satu per satu taman bacaan favoritnya terpaksa ditutup dan luntang lantung lagi mencari taman bacaan lain yang bisa didatangi. Di daerah Buah Batu yang biasa saya lewati sudah tak ada lagi taman bacaan, di daerah Bandung Timur dekat daerah tempat saya tinggal pun saya belum menemukan taman bacaan yang bisa saya datangi.

Bisnis taman bacaan memang dirasa kurang pas untuk orang-orang yang ingin mendapatkan profit dalam waktu yang singkat, tapi sebagai pecinta buku rasanya ingin sekali suatu saat nanti jika saya sudah sukses memiliki modal lebih dari cukup ingin membuat taman bacaan sebagai bisnis sampingan. Dilihat dari sisi profit memang kurang memuaskan, tapi jika dilihat dari sisi lain, kepuasan batin misalnya, efeknya sungguh membahagiakan, dapat memfasilitasi hobi saya dalam membaca buku juga memfasilitasi orang-orang yang sehobi dengan saya, selayaknya taman-taman bacaan yang sebelumnya pernah saya datangi tersebut yang memberi saya kebahagiaan melalui buku-buku yang mereka tawarkan. Terima kasih untuk jasa kalian para (pemilik) taman bacaan. :")